Selasa, 07 Maret 2017

artikel 1

Analisis SWOT Kalbe Farma


Oleh: Ratna Budi Phebriana, Aditya Fitriasari, Sarmoko
Latar Belakang
PT. Kalbe didirikan pada pertengahan tahun 1960 oleh Dr. Boenjamin Setiawan, Ph.D dan Franciscus Bing Aryanto yang bertujuan untuk membantu meningkatkan kesadaran kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Kemudian mereka memutuskan untuk mendirikan Kalbe yang berfokus pada bisnis farmasi.

Dr. Boen adalah seorang dokter dan ahli farmakologi yang sangat paham tentang dunia farmasi, sedangkan Bing yang merupakan saudara Dr. Boen sangat jeli dalam melihat kesempatan mengembangkan bisnis Kalbe. Bing juga memiliki jaringan bisnis dan relasi yang luas.
Kalbe berawal dari garasi kecil di Tanjung Priok di Jakarta utara. Sekarang ini, Kalbe dikenal sebagai salah satu perusahaan farmasi terbesar, yang menduduki peringkat ketiga dari 20 perusahaan farmasi terbesar di Asia Tenggara.
Profil Perusahaan
PT. Kalbe Farma Tbk. adalah salah satu perusahaan farmasi terbesar di Indonesia yang sudah berdiri sejak tahun 1966. Visi Kalbe adalah menjadi dominan dalam bisnis kesehatan di Indonesia dan menjadi pemain dalam pasar global dengan brand yang kuat, peningkatan melalui manajemen yang bagus dan teknologi canggih. Misi Kalbe adalah meningkatkan kesehatan untuk kehidupan yang lebih baik. Nilai utama dari Kalbe adalah integritas, kerjasama yang kuat, inovasi, agility dan memberikan yang terbaik untuk konsumen.
Ada banyak faktor yang mendukung, menstimulasi dan mempercepat kemajuan Kalbe. Pada dasarnya ada 4 kunci sukses yang membuat Kalbe mampu berprestasi, yaitu (1) produk inovator yang bervariasi, (2) strategi marketing yang solid, (3) komitmen yang tinggi pada Research and Development dan (4) sumber daya manusia yang reliabel.
Contoh produk – produk Kalbe Farma antara lain:produk kalbe
ANALISIS SWOT KALBE FARMA
Strength/ Kekuatan
swot kalbe
Kalbe merupakan market leader untuk produk kesehatan masyarakat dan market leader untuk produk ethical. Produk-produknya merupakan leading brand dengan berbagai segmentasi pasar yang spesifik. Selain itu produknya merupakan inovator, dengan mengembangkan obat-obatan serta rumusan kimia baru baik dengan kemampuan sendiri ataupun melalui aliansi strategis dengan mitra internasional. Serta banyak menghasilkan produk-produk baru yang berbasis teknologi tinggi.
swot kalbe 3
Pada tanggal 16 Desember 2005, Manajemen Kalbe telah berhasil melakukan penggabungan usaha dengan Dankos dan PT Enseval (”Enseval”) menjadi satu perusahaan dalam rangka menciptakan satu perusahaan farmasi tercatat dan terbesar di kawasan Asia Tenggara. Penggabungan usaha ini akan memberikan peluang bagi masa depan Kalbe dalam meningkatkan efisiensi serta efektivitas. Merger yang melibatkan PT Enseval sebagai superholding dan tiga anak perusahaan yang terdaftar di BEJ tersebut — Kalbe Farma, Dankos Laboratories (DNKS), Enseval Putera Megatrading (EPMS) — sekaligus membentuk perusahaan yang betul-betul terintegrasi. Secara horisontal, Kalbe “baru” menawarkan rentang produk yang jauh lebih luas, mulai dari berbagai bentuk obat dan makanan kesehatan sampai suplemen dan minuman berenergi. Secara vertikal, mereka melakukan kegiatan dari pengadaan bahan baku, manufakturing produk jadi, pemasaran, sampai penjualan dan distribusi.
Kalbe memiliki pengalaman yang cukup panjang dan dari segi finansial, pendapatan kalbe meningkat sekitar 18% per tahun.
swot kalbe 4
Manajemen Kalbe memiliki personel yang berpengalaman, termasuk di dalamnya mantan dirjen BPOM dalam mengembangkan, memproduksi, pemasaran dan menjual produk-produk kesehataan dan farmasi. Dilengkapi dengan tim yang solid dan kerja sama yang baik antardepartemen internal dan hubungan yang erat dengan mitra , PT. Kalbe Farma Tbk. semakin mengukuhkan diri dalam jajaran perusahaan besar di Indonesia.
Pada bagian produksi, Kalbe memiliki 7 GMP (Good Manufacturing Practice) yang telah berstandar international dengan 2 GMP tambahan yang masih dibangun. Komitmen Kalbe dalam hal ini telah diakui melalui serangkaian hasil pengujian badan sertifikasi. Semua fasilitas produksi milik Kalbe dan Anak perusahaan telah mendapatkan sertifikasi ISO 9001, sementara Kalbe, PT Dankos Laboratories Tbk. (”Dankos”) dan PT Bintang Toedjoe juga telah meraih sertifikasi ISO14001 serta OHSAS 18001/SMK3 (Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja). Kalbe dan Dankos secara konsisten berhasil mempertahankan pencapaian yang amat memuaskan dalam penerapan prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik, yaitu nomor lima dan nomor dua diantara semua perusahaan yang telah tercatat di Bursa Efek Jakarta pada tahun 2005.
swot kalbe 5
Pada bagian distribusi, Kalbe memiliki tenaga pemasaran sebanyak 6000 personil dengan 1 juta outlet di seluruh Indonesia. Ditopang struktur bisnis yang cukup lengkap, yakni memiliki perusahaan distribusi dan jaringan rumah sakit yang mengusung merek Mitra Keluarga dan Mitra International, termasuk sekolah perawat.

Weakness/ Kelemahan
Ekspansinya ke noncore-business, seperti ke bisnis property (PT Kalbe Land) dan pendidikan (STIE Kalbe). Ekspansi ini dapat mengakibatkan kurang fokusnya perusahaan dalam pengembangan bisnis farmasi.
Penjualan ekspor sampai dengan September 2005 bertumbuh sebesar 127,7 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Sedangkan penjualan lokal bertumbuh dengan 28,6 persen. Meskipun ekspor tumbuh sangat besar, namun melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar AS tidak dapat membawa keuntungan yang besar juga. Pasalnya, sekitar 90 persen bahan baku masih impor sehingga harganya juga melonjak. Akibatnya, persentase laba kotor (gross margin) hanya mencapai 54,3 persen. Hal ini disebabkan karena Komponen impor dari obat masih sangat tinggi, yaitu sebesar 90% dari bahan baku yang digunakan (bahan aktif dan bahan pembantu) serta sekitar 50% dari bahan pengemas yang digunakan.
Bahan aktif yang sudah bisa diproduksi di dalam negeri jumlahnya tidak berarti dan belum bisa diperoleh dengan harga yang bersaing dibandingkan dengan sumber dari luar negeri. Upaya-upaya untuk meningkatkan self sufficiency di bidang pengadaan bahan baku sering terbentur pada permasalahan :
Ø Banyaknya jenis bahan baku yang digunakan oleh industri farmasi (hingga 6.000 items) sehingga banyak pemakaian per item yang tidak memenuhi skala produksi ekonomis.
Ø Masalah utama adalah pengadaan bahan baku untuk bahan dasar produksi lokal bahan baku yang terkait dengan :
i. Kurang berkembangnya industri kimia hulu yang bisa menopang pengadaan intermediates untuk bahan dasar pembuatan obat. Ketergantungan pada intermediates dari luar negeri hingga tingkat tertentu bisa mengurangi manfaat yang diperoleh dari sintesis lokal.
ii. Kurang adanya koordinasi antara industri terkait misalnya industri petrokimia dan industri farmasi. Sering terjadi industri farmasi mengalami kesulitan karena intermediate-nya tidak bisa dibuat lokal.
Kelemahan pada dasarnya industri farmasi memang merupakan industri yang knowledge intensive dan highly regulated tetapi aspek regulasi industri farmasi di Indonesia dirasa cukup berat yang bersumber dari :
Ø Policy yang ada dibuat dengan semangat pengawasan dan bukan pengembangan;
Ø Pelaksanaan yang terasa lamban karena ketidak seimbangan antra jumlah pengawas dari pemerintah dengan pihak swasta yang harus dilayani.
Mata rantai lain yang merupakan bagian dari aspek pemasaran dan distribusi hasil produksi industri farmasi masih belum seimbang baik secara kualitatif dan kuantitatif:
Ø Misalnya ratio dokter perpopulasi di Indonesia sekitar 140 dokter untuk 1 juta penduduk.
Ø Jumlah apotik (drug store) saat ini berjumlah sekitar 6.000 buah yang terkonstrasi di kota-kota untuk melayani rakyat Indonesia yang lebih dari 200 juta penduduk. Program pharmaceutical care juga belum berjalan dengan baik sehingga mengurangan pemanfaatan obat secara optimal di masyarakat.
Ø Distributor yang jumlahnya cukup banyak tetapi tidak mempunyai jangkauan yang luas dan network yang efisien sehingga biaya distribusi relatif mahal.
Opportunity/ Peluang
swot kalbe 6
1. Besarnya penduduk Indonesia dan masih rendahnya konsumsi obat perkapita menyebabkan pasar potensial yang bisa dikembangkan. Peluang untuk masuk ke 6 pasar utama di Asia Tenggara dengan populasi mencapai 500 juta atau kira-kira 8% dari populasi dunia. Total pasar ini lebih dari $890 milyar pada GDP dan kemungkinan akan tumbuh 5% per tahun selama 5 tahun ke depan. Konsumsi produk farmasi termasuk resep dan OTC diperkirakan 7 milyar dan berkembang menjadi 13% dari 2005 sampai 2010. Serta terbukanya peluang ekspor sebagai akibat dari penurunan nilai rupiah dan pelaksanaan Good Manufacturing Practice yang baik di Indonesia.
Tahun 2000, Kalbe mulai memberi perhatian lebih besar pada pasar internasional. Awalnya, perusahaan melempar produk ke pasar ASEAN, seperti Malaysia dan Singapura. Kemudian, sayap bisnis ekspornya pun melebar ke Afrika Selatan. Hal ini dibuktikan Kalbe dengan menerapkan strategi-strategi. Strategi pertama, trading based, yakni pihak Kalbe menunjuk distributor lokal di negara-negara tujuan ekspor. Kerja sama ini sangat simpel karena sebatas aktivitas jual-beli saja. Namun, lewat jaringan para trader ini produk-produk Kalbe ada di banyak negara, seperti Pakistan dan Iran, padahal Kalbe belum memiliki mitra distribusi di negara-negara tersebut. Strategi kedua, marketing based. Kalbe membangun kantor perwakilan di setiap negara tujuan yang dari hasil survei internal berpotensi bagi pengembangan produk ekspornya. Saat ini ada 8 kantor perwakilan Kalbe di beberapa negara, seperti Malaysia (untuk pasar Singapura dan Malaysia), Myanmar, Kamboja, Vietnam, Filipina, Sri Lanka dan Thailand. Mereka bertugas melakukan aktivitas pemasaran, memonitor pasar dan melakukan survei. PT Kalbe Farma berencana membangun pabrik Orange Kalbe Limited di Nigeria. Pembangunan pabrik ini untuk memperkuat pangsa pasar di Afrika Barat. “Nigeria akan dijadikan sebagai basis dari pemasaran produk-produk Kalbe Farma,” kata Dirut PT Kalbe Farma Johannes Setijono. Rencananya pabrik itu akan digunakan untuk memproduksi obat-obat OTC (obat tanpa resep) dan minuman energi.
2. Kecenderungan berkembangnya Sistem Penanganan Kesehatan yang wajar yang dapat menyalurkan tenaga dokter termasuk dokter spesialis yang dibutuhkan.
Threat/ Ancaman
1. Adanya kompetisi internal yang cukup keras. Sesuatu yang diistilahkannya “perang saudara” terutama terjadi di jalur pemasaran. Lebih spesifik lagi, di produk-produk farmasi yang berada di kategori yang sama. Di obat flu, misalnya, Kalbe memiliki Procold sementara Dankos Laboratories punya andalan yang cukup ampuh, Mixagrip. Lantaran Kalbe dan Dankos bisa saling melihat data masing-masing, mereka bisa saling menjatuhkan.
2. Adanya krisis ekonomi telah membuat daya beli obat rakyat Indonesia menurun sehingga mengancam kelangsungan hidup industri farmasi nasional terutama untuk pasar okal.
3· Diberlakukannya Undang-Undang Paten 1997 dan direvisi tahun 2001, industri farmasi Kalbe Farma, yang terbiasa mengandalkan pengembangan produk-produknya pada strategi copy cat produk-produk baru yang masih dilindungi paten, menjadi sulit untuk mengembangkan produk-produknya.
4· Legal sistem belum dapat menanggulangi obat palsu secara efektif sehingga harga obat menjadi lebih sulit dikontrol.
5· Semakin luasnya pasar yang ingin dicapai, yaitu menembus pasar internasional akan semakin meningkat pula pesaing-pesaing bisnis farmasi. Kalbe mengakui jika produknya masih belum mampu bersaing dengan produk dari Amerika Serikat.

Selasa, 29 Januari 2013


SEMANGAT MELAYU PADA SAAT INI DENGAN IMPLIKASI GERAKAN-GERAKAN PRO DAN KONTRA ETNOSENTRIS




BAB I
PENDAHULUAN
I.1.       Latar Belakang Masalah          
            Suku bangsa adalah bagian dari suatu bangsa. Suku bangsa mempunyai ciri-ciri mendasar tertentu. Ciri-ciri itu biasanya berkaitan dengan asal-usul dan kebudayaan. Ada beberapa ciri yang dapat digunakan untuk mengenal suatu suku bangsa, yaitu: ciri fisik, bahasa, adat istiadat, dan kesenian yang sama. Contoh ciri fisik, antara lain warna kulit, rambut, wajah, dan bentuk badan. Ciri-ciri inilah yang membedakan satu suku bangsa dengan suku bangsa lainnya. Suku bangsa merupakan kumpulan kerabat (keluarga) luas. Mereka percaya bahwa mereka berasal dari keturunan yang sama. Mereka juga merasa sebagai satu golongan. Dalam kehidupan sehari-hari mereka mempunyai bahasa dan adat istiadat sendiri yang berasal dari nenek moyang mereka.
            Sering kita temui keadaan dimasyarakat para anggotanya pada kondisi tertentu, diwarnai oleh adanya persamaan-persamaan dalam berbagai hal. Tetapi juga didapati perbedaan-perbedaan dan bahkan sering kita temui pertentangan-pertentangan serta menimbulkan suatu perbedaan kepentingan di dalam suatu kelompok.
            Perbedaan kepentingan sebenarnya merupakan sifat naluriah disamping adanya persamaan kepentingan. Bila perbedaan kepentingan itu terjadi pada kelompok-kelompok tertentu, misalnya pada kelompok etnis, kelompok agama, kelompok ideology tertentu termasuk antara mayoritas dan minoritas.
            Salah satuya perbedaan ini adalah perbedaan kelompok etnis yang terjadi saat ini. Sebagai konsekuensi dari identitas etnis muncullah etnosentrisme. Etnosentrisme yaitu suatu kecenderungan yang menganggap nilai-nilai dan norma-norma kebudayaannya sendiri sebagai sesuatu yang prima, terbaik, mutlak dan dipergunakan sebagai tolok ukur untuk menilai dan membedakannya dengan kebudayaan lain. 
            Perbedaan kepentingan ini yang menimbulkan suatu pandangan etnosentris terutama pada masyarakat melayu. Sehingga dalam makalah ini penulis membahas bagaimana semangat melayu pada saat ini dengan implikasi gerakan-gerakan pro dan kontra etnosentris.
I.2.       Tujuan Penulisan
            Adapun tujuan penulisan makalah ini yaitu mengetahui bagaimana semangat meleyu pada saat ini dengan implikasi pada gerakan-gerakan pro dan kontra etnosentris yang terjadi sekarang ini serta apa saja sisi positif dan negatif yang ditimbulkan oleh hal tersebut.
I.3.       Batasan Masalah
            Agar pembahsan masalah ini menjadi lebih fokus dan berbobot, di dalam penulisan makalah ini akan membahas semangat melayu pada saat ini dengan implikasi gerakan-gerakan pro dan kontra etnosentris.
I.4.       Metode Penulisan
            Metode yang digunakan dalam penulisan makalah ini yaitu dengan mengambil informasi dari beberapa buku serta informasi-informasi beberapa artikel dari media internet.
I.5.       Sistematika Penulisan
            Adapun sistematika penulisan pada makalah ini yaitu :
-          BAB I :     PENDAHULUAN
Bab ini berisikan tentang latar belakang masalah, tuuan penulisan, batasan masalah, metode penulisan, serta sistematika penulisan.
-          BAB II : PEMBAHASAN
Dalam bab ini diuraikan tentang pembahasan semangat melayu pada saat ini dengan implikasi gerakan-gerakan pro dan kontra etnosentris.
-          BAB III : PENUTUP
Bab ini berisikan tentang kesimpulan dari makalah ini dan saran yang penulis sampaikan kepada pembaca makalah ini.
-          DAFTAR PUSTAKA

BAB II
PEMBAHASAN

Dalam mengelola suatu lingkungan yang lebih luas cakupannya,  dalam lingkungan global misalnya, tantangan yang dihadapi akan menjadi lebih besar. Hal ini terjadi salah satunya karena adanya perbedaan-perbedaan, baik dalam hal budaya yaitu perbedaan etnik.
Sesuatu masyarakat atau budaya, seperti yang dinyatakan sebelumnya harus dipahami dalam peristilahannya sendiri. Dalam mengatakan demikian bukanlah berarti bahwa kita setuju dengan penggunaan satu bentuk ukuran umum untuk menilai sesuatu masyarakat. Ukuran tersebut tersebut mungkin mencakup umur, keluaran negara kasar (gross national product), hak demokrasi, tingkat melek huruf, dan sebagainya. Tidak berapa lama dahulu satu amalan yang sering dilakukan oleh masyarakat Eropa adalah menilai masyarakat di luar Eropa menurut persentase penduduk yang memeluk agama Kristen.
 Seandainya persentase itu tinggi maka tinggilah posisi negara tersebut menurut kayu ukuran yang digunakan. Penilaian terhadap manusia seperti yang dilakukan itu sesungguhnya sangat tidak sesuai dengan pendekatan antropologi. Jadi, jika kita ingin menilai mutu hidup dalam suatu negara atau masyarakat luar, kita harus terlebih dahulu memahami masyarakat itu dari dalam; jika tidak penilaian yang kita buat itu memiliki nilai ilmiah yang sangat terbatas. Apa yang dianggap sebagai 'gaya hidup yang baik' dalam masyarakat Eropa misalnya, tidak selalu menarik dan sangat-sangat diinginkan jika dinilai dari sudut dan posisi masyarakat lain. Untuk memahami arti sebenarnya kehidupan sosial suatu masyarakat, maka sangat perlu untuk kita mencoba mendalami terlebih dahulu bagaimana alam nyata sesuatu masyarakat dipahami dan dirasakan sendiri oleh anggota-anggotanya. Untuk berhasil dalam usaha ini, maka tidak cukup jika kita hanya memilih beberapa 'angkubah' saja.
Ternyata bahwa penggunaan konsep seperti 'pendapatan tahunan' tidak sesuai sama sekali untuk sebuah masyarakat yang tidak mengenal mata uang dan tidak tahu akan metode kerja yang diupah dengan uang. Penghujahan seperti di atas bisa dianggap sebagai peringatan dini terhadap etnosentrisme. Istilah tersebut berasal dari kata Yunani (ethnos berarti 'orang') etnosentrisme berarti bahwa kita menilai masyarakat lain dari kaca mata kita sendiri, dan menggambarkan mereka dalam peristilahan kita. Dengan demikian, fitur-fitur ethnos yang ada pada diri kita, termasuk nilai budaya kita, dijadikan tolok ukur dalam penilaian tersebut. Justru itu tidak heranlah jika orang lain atau masyarakat asing terlihat begitu rendah taraf sosial dan budaya mereka jika dipandang dari kaca mata ethnos kita.
            Pandangan etnosentrisme juga merupakan satu hambatan besar bagi usaha untuk memahami masyarakat dan budaya lain dalam peristilahan mereka sendiri. Sebenarnya antropologi tidak membandingkan masyarakat asing dengan masyarakat sendiri serta menyusun berbagai masyarakat pada tingkat tinggi rendah, serta menempatkan masyarakat kita pada anak tangga paling atas. Sebaliknya antropologi mengharuskan kita memahami masyarakat yang berlainan itu seperti yang terlihat dari dalam masyarakat tersebut. Antropologi tidak dapat memberikan jawaban yang tepat untuk pertanyaan yang berbunyi seperti berikut: "Antara banyak masyarakat, masyarakat mana yang paling baik." Jawabannya memang tidak akan ada semata-mata karena memang bukan sifat alami disiplin antropologi untuk menanyakan pertanyaan seperti ini.
Jika ditanya apakah bentuk hidup dan masyarakat yang sempurna, maka antropologis hanya bisa memberikan jawaban bahwa setiap masyarakat itu memiliki definisi masing-masing terhadap pertanyaan tersebut yang sudah pasti memiliki pengertian yang berbeda. Lagipula, masalah etnosentrisme sangat sulit untuk dideteksi jika dibandingkan dengan pendirian yang bersifat moralis. Etnosentrisme juga bisa mempengaruhi konsep yang kita gunakan untuk memahami berbagai masyarakat di muka bumi. Misalnya kita tidak bisa menggunakan konsep 'politik' dan 'kekerabatan' untuk masyarakat yang ternyata tidak memiliki pemahaman dasar terhadap kedua konsep ini. Istilah politik mungkin ada dalam masyarakat asal anggota etnografis, tetapi istilah tersebut mungkin tidak ada dalam masyarakat yang dikajinya. Masalah dasar seperti ini akan dibahas kemudian dengan lebih mendalam lagi.
Ada teori yang menyatakan penduduk Indonesia berasal dari daratan Cina Selatan, Provinsi Yunan sekarang. Ada juga teori “Nusantara.” Mari kita bahas kedua teori ini. Menurut teori pertama Suku bangsa Yunan datang ke Indonesia secara bergelombang. Ada dua gelombang terpenting.
1. Gelombang pertama terjadi sekitar 3000 tahun yang lalu. Mereka yang pindah dalam pe-riode ini kemudian dikenal sebagai rumpun bangsa Proto Melayu. Proto Melayu disebut juga Melayu Polynesia. Rumpun bangsa Proto Melayu tersebar dari Madagaskar hingga Pasifik Timur. Mereka bermukim di daerah pantai. Termasuk dalam bangsa Melayu Tua adalah suku bangsa Batak di Sumatera, Dayak di Kalimantan, dan Toraja di Sulawesi.
2. Gelombang kedua terjadi sekitar 2000 tahun lalu, disebut Deutero Melayu. Mereka disebut penduduk Melayu Muda. Mereka mendesak Melayu Tua ke pedalaman Nusantara. Termasuk bangsa Melayu Muda adalah suku bangsa Jawa, Minangkabau, Bali, Makassar, Bugis, dan Sunda.

Etnosentris/ etnik atau suku bangsa adalah suatu golongan manusia yang anggota-anggotanya mengidentifikasikan dirinya dengan sesamanya, biasanya berdasarkan garis keturunan yang dianggap sama. Identitas suku pun ditandai oleh pengakuan dari orang lain akan ciri khas kelompok tersebut dan oleh kesamaan budaya, bahasa, agama, perilaku atau ciri-ciri biologis.

            Menurut Matsumoto (1996) etnosentrisme adalah kecenderungan untuk melihat dunia hanya melalui sudut pandang budaya sendiri. Berdasarkan definisi ini etnosentrisme tidak selalu negatif sebagimana umumnya dipahami. Etnosentrisme dalam hal tertentu juga merupakan sesuatu yang positif. Tidak seperti anggapan umum yang mengatakan bahwa etnosentrisme merupakan sesuatu yang semata-mata buruk, etnosentrisme juga merupakan sesuatu yang fungsional karena mendorong kelompok dalam perjuangan mencari kekuasaan dan kekayaan. Pada saat konflik, etnosentrisme benar-benar bermanfaat. Dengan adanya etnosentrisme, kelompok yang terlibat konflik dengan kelompok lain akan saling dukung satu sama lain.

Segi positif etnosentrisme :
1.      Menjaga keutuhan suatu bangsa dan stabilitas budaya
2.      Mempertinggi semangat patriotisme
3.      Dapat mempertinggi kesetiaan terhadap bangsa (right or wrong is my country)
4.      Dapat meneguhkan cinta tanah air

Segi negatif etnosentrisme :
1.      Mengurangi atau bahkan menghilangkan obyektifitas ilmu pengetahuan
2.      Menghambat hubungan antar bangsa
3.      Menghambat proses asimilasi dan integrasi

Etnosentrisme memiliki dua tipe yang satu sama lain saling berlawanan. Tipe pertama adalah etnosentrisme fleksibel. Seseorang yang memiliki etnosentrisme ini dapat belajar cara-cara meletakkan etnosentrisme dan persepsi mereka secara tepat dan bereaksi terhadap suatu realitas didasarkan pada cara pandang budaya mereka serta menafsirkan perilaku orang lain berdasarkan latar belakang budayanya. Tipe kedua adalah etnosentrisme infleksibel. Etnosentrisme ini dicirikan dengan ketidakmampuan untuk keluar dari perspektif yang dimiliki atau hanya bisa memahami sesuatu berdasarkan perspektif yang dimiliki dan tidak mampu memahami perilaku orang lain berdasarkan latar belakang budayanya.

Lawan dari etnosentrisme adalah etnorelativisme, yaitu kepercayaan bahwa semua kelompok, semua budaya dan subkultur pada hakekatnya sama (Daft, 1999). Dalam etnorelativisme setiap etnik dinilai memiliki kedudukan yang sama penting dan sama berharganya. Dalam bahasa filsafat, orang yang mampu mencapai pengertian demikian adalah orang yang telah mencapai tahapan sebagai manusia sejati; manusia humanis.

Adanya etnik lain yang muncul disekitar lingkungan, khususnya lingkungan masyarakat melayu memberikan suatu dampak pada perkembangan budaya melayu sendiri. Seperti munculnya etnik tionghoa yang berkembang pada masyarakat melayu. Pro dan kontra pasti terjadi dengan adanya hal tersebut, yang selalu membandingkan bahwa salah satu dari etnik ini menganggap etniknya yag terbaik sehingga timbullah suatu konflik antara kedua etnik ini.
Seiring dengan perkembangan zaman saat ini keberagaman etnik yang muncul perlahan-lahan diterima oleh masyarakat terutama masyarakat melayu seperti yang terjadi saat ini yang saling menjaga toleransi diantar kedua etnik tersebut. Selain itu dalam bidang pekerjaan pun saling membantu diantara kedua etnik tersebut yang mengenyampingkan etnik yang dimiliki.
Timbulnya pandangan etnosentris ini karena perbedaan kebiasaan yang sering dilakukan didalam lingkungan budaya kita sendiri, pada saat kita pindah ke tempat yang lingkungan budayanya berbeda dengan kita kebiasaan yang biasanya lazim dilakukan menurut mereka itu tidak pantas dan tidak baik sehingga hal tersebut menimbulkan perbedaan yang menganggap etniknya lah yang baik.
Menghormati keragaman suku bangsa
  • Menerima suku-suku bangsa lain dalam pergaulan sehari-hari. Dalam pergaulan di masyarakat, kita tidak hanya bertemu orang satu suku bangsa.  
  • Menambah pengetahuan kita tentang suku-suku lain. Mempelajari suku bangsa lain tidak harus datang ke daerah tempat tinggal mereka.  
  • Tidak menjelek-jelekkan, menghina, dan merendahkan suku-suku bangsa lain. Kita, manusia yang diciptakan Tuhan dengan harkat dan martabat yang sama.  

Keragaman suku bangsa merupakan kenyataan bangsa kita. Inilah kekayaan bangsa kita. Kalau kita tidak menghormati suku bangsa sendiri, kita tidak akan menjadi bangsa yang kuat. Kita tidak boleh hanya membanggakan suku bangsa kita sendiri dan merendahkan suku bangsa lain. Kalau kita tidak menghormati keanekaragaman suku bangsa, tidak akan tercipta kedamaian dalam hidup bersama. Tidak adanya saling menghormati antarsuku bangsa akan menimbulkan konflik. Contohnya banyak. Antara lain konflik di Poso, konflik di Sambas, dan konflik di Maluku.

Sebagai konsekuensi dari  identitas etnis munculnya etnosentris , menurut Matsumodo(Mendatu,2006) , etnosentris adalah kecenderung untuk melihat dunia hanya melalui sudut pandang budaya sendiri. Berdasarkan definisi ini etnosentris tidak selalu negative sebagaimana  umumnya dipahami. Etnosentris dalam hal tertentu juga merupakan hal positif. Etnosentris jelas bukan sesuatu yang harus  dihilangkan sama sekali. Ia patut dipelihara karena etnosentris memang fungisional. Dalam hal ini , etnosentris fleksibel lah yang harus dikembangkan. Tiga cara yang bisa kita lakukan untuk memperkuat etnosentris fleksibel menurut Matsumoto adalah
a.      Mengetahui bagaimana acar kita memahami realitas sebagaimana yang biasa kita lakukan dalam cara tertentu. Misalnya saja kita mengerti bagaimana kitta melakukan penilaian tentang kesopanan. Sebab apa yang sopan menurut budaya kita mungkin saja bukan merupakan kesopanan dalam budaya lain.
b.     Mengakui dan menghargai kenyataan bahwa orang-orang yang berasal dari latar belakang budaya yang berbeda memiliki perbedaan cara dalam memamhami realitas dan bahwa versi mereka tentang sebuah realitas adalah sah dan benar bagi mereka sebagaimana versi kita sah dan benar untuk kita.
c.      Mengetahui mengenai budaya sendiri dan budaya orang lain serta pengaruhnya terhadap cara-cara memahami realitas dalam keadaan tertentu tidak cukup untuk menumbuhkan etnosentris fleksibel. Harus juga dipelajari bagaimana untuk membedakan antar emosi , penilaian terhadap moralitas dan penilaian tergadap kepribadian yang sering disamakan dengan etnosentrisme dan cara pandang budaya.

Pengaruh Etnosentrisme
a.    Meningkatkan kesatuan, kesetiaan dan moral kelompok
Kelompok-kelompok etnosentris tampak lebih bertahan daripada kelompok yang bersikap toleran. Etnosentrisme mengukuhkan nasionalisme dan patriotisme. Tanpa etnosentrisme, kesadaran nasional yang penuh semangat mungkin sekali tidak akan terjadi.
b.    Perlindungan terhadap perubahan
Di negara Jepang pada abad ke-19, etnosentrisme telah dipakai untuk menghambat masuknya unsur asing ke dalam kebudayaan. Usaha menghambat perubahan kebudayaan semacam itu tidak pernah seluruhnya berhasil; perubahan terjadi pada bangsa Jepang. Karena tidak ada kebudayaan yang sama sekali statis, setiap kebudayaan harus berubah untuk mempertahankan kelangsungannya. Pada saat ini etnosentrisme di India membantu mempertahankan India dari kaum komunis, tetapi India tidak mungkin tetap non komunis bila tidak memodernisasikan teknologinya dan mengendalikan perkembangan penduduk dengan cepat dan perubahan ini dihambat oleh etnosentrisme. Jadi dalam situasi-situasi tertentu, etnosentrisme meningkatkan kestabilan kebudayaan dan kelangsungan hidup kelompok; dalam situasi lain, etnosentrisme meruntuhkan kebudayaan dan memusnahkan kelompok.

BAB III
PENUTUP

III.1.    Kesimpulan

            Etnosentrisme adalah sikap yang menggunakan pandangan dan cara hidup dari sudut pandangnya sebagai tolok ukur untuk menilai kelompok lain.
Apabila tidak dikelola dengan baik, perbedaan budaya dan adat istiadat antarkelompok masyarakat tersebut akan menimbulkan konflik sosial akibat adanya sikap etnosentrisme. Sikap tersebut timbul karena adanya anggapan suatu kelompok masyarakat bahwa mereka memiliki pandangan hidup dan sistem nilai yang berbeda dengan kelompok masyarakat lainnya.
Perbedaan yang terjadi ini dapat dikelola dengan menjalin suatu kerjasama baik itu dalam bidang pekerjaan yang dilakukan pendidikan atau yang lainnya. Seperti yang kita lihat sekarang di kalangan masyarakat melayu sendiri sudah banyak berbaur dengan etnik-etnik yang lain seperti batak, minang, cina dan lain sebagainya, dan juga sudah banyak masyarakat melayu yang hidup dan menikah dengan etnik yang berbeda darinya.
Segingga hal ini menunjukan bahwa kita harus selalu tetap menghormati etnik yang berbeda tersebut dan kita harus bangga dengan perbedaan yang ada tersebut karena denga adanya perbedaan itu bangsa kita kayakan berbagai etnik atau suku yang memiliki latar belakang yang berbeda tetapi satu asal atau nenek moyang.
           
III.2.    Saran

            Sebagai masyarakat Indonesia yang satu bangsa kita harus saling menghormati etnik yang lain agar tidak timbul suatu pandangan etnosentris, karena sebenarnya kita ini merupakan satu asal atau nenek moyang yang sama, hanya saja karena terjadi perluasan  masyarakatnya yang berpengaruh juga pada kondisi lingkungan sekitar atau tempat tinggal. Misalnya antara melayu dan batak dimana pada batak watak mereka ini keras yang berbeda dengan melayu, hal ini dikarenakan karena lingkungan tempat tinggal mereka beriklim panas yang membuat mereka dianggap kasar dan orang melayu menganggap bahwa bahasa merekalah yang paling baik karena lembut dan sopan.
            Dengan hal tersebut sebaiknya kita tidak boleh menganggap suatu yang  buruk akibat pandangan etnosentris ini bahwasanya kita itu adalah masyarakat yang satu bangsa tetapi berbeda-beda budaya atau kebiasaan yang dijalani, sebaiknya kita harus bangga adanya perbedaan itu karena bangsa kita itu kaya dengan budaya atau suku.



























DAFTAR PUSTAKA



Senin, 29 Oktober 2012

"aKu"

Terkadang kita selalu saja membicarakan kekurangan oranglain tanpa kita berfikir tuk membicarakan kekukaran kita sendiri


Hidup ini pilihan. Apapun yg membuatmu sedih, tinggalkanlah...tanpa rasa takut akan hilangnya kebahagiaan di masa depan


Jangan terlalu bergantung pada orang lain. faktanya kamu lebih kuat dari apa yg kamu pikirkan, hanya kamu tidak mempercayainya


Berhenti menyesali apa yg telah terjadi. Kegagalan hanya sebuah pelajaran yg menghiasi perjalananmu menuju keberhasilan


Harapan kosong jauh lebih menyakitkan daripada sebuah penolakan


angan bangga dengan apa yang kamu punya, tanpa kamu sadari Tuhan bisa mengambil itu semua dengan sekejap mata


Jangan mengkritik karya Orang sehingga membuat dirimu sendiri lupa berkarya!


Jangan mau menjadi katak yg hanya dalam tempurung, takut dan tdk mau menunjukan dirinya


Ubahlah hidupmu, dari segala sesuatu yang buruk menjadi baik dan bermanfaat


Jangan jadikan kekurangan sebagai beban, itu hanya akan membuatmu sulit untuk berlari mengejar impianmu.


Hidup hanya ada 2 sisi berbeda. Penderitaan dan Kebahagiaan, namun dari situlah kita menjadi kuat dan tegar.


Bersyukur atas keberhasilan itu sudah biasa, namun bersyukur atas kegagalan itu baru luar biasa


Hidup itu membutuhkan perjuangan, karena gak ada satu hal pun yg bisa sukses tanpa sebuah perjuangan


Hidup itu memang terkadang rumit, namun serumit apapun kehidupan ini tetap harus kita jalani, karna Tuhan pnya rencana dibalik semua ini


Jangan jadi org yg congkak. Pastikanlah bahwa kepala Anda tidak lebih tinggi dari topi Anda.


Secara tidak sadar, dengan kejujuran; kamu telah menyelamatkan dirimu sendiri


Hidup itu pilihan, baik dan buruk. Ayo kita buat thn baru esok menjadi tahun terbaik kita, dan kita kubur yg buruk skrg


Dalam duka pasti ada suka. Jangan menyerah karena dengan putus asa kita tidak lebih dari pecundang


Kekurangan ialah kelebihan yang tertutupi. Tidak ada yg perlu ditutup, tetapi cukup membukanya


Yang terpenting dari kehidupan bukanlah kemenangan namun bagaimana bertanding dengan baik


Sumber kekuatan baru bknlah uang yg berada dlm genggaman tangan beberapa orang, tp informasi di tangan orang banyak.


Takut akan kegagalan seharusnya tidak menjadi alasan untuk tidak mencoba sesuatu.


Aku tak mengenalmu, tapi matamu tidak berbohong. Ikutilah jalan hatimu. Itu yang terbaik.


Hargai yg km miliki, km akan memiliki lebih lagi Jk fokus pd apa yg tdk km miliki, krn km tdk cukup dlm hal apapun


Gagal itu urusan nanti. Yg terpenting, kita berani untuk mencoba dan mencoba!


Tidak ada kata terlambat untuk melakukan kebaikan, krn yg pasti akan ada pelajaran disetiap langkah yg kita tinggalkan.


Orang yg sulit untuk maju biasanya adalah orang yg takut akan perubahan dan orang yg takut menentukan keputusan.


Hidup adl perjuangan, perjalanan adl suatu pembelajaran. Jika tak ada pengorbanan, lambat laun kita akn tersisihkan.

HaruS terPisah


Sendiri, sendiri ku diam, diam dan merenung
Merenungkan jalan yang kan membawaku pergi
Pergi tuk menjauh, menjauh darimu
Darimu yang mulai berhenti
Berhenti mencoba, mencoba bertahan
Bertahan untuk terus bersamaku
Ku berlari kau terdiam
Ku menangis kau tersenyum
Ku berduka kau bahagia
Ku pergi kau kembali
Ku coba meraih mimpi
Kau coba ‘tuk hentikan mimpi
Memang kita takkan menyatu
Bayangkan.. bayangkan ku hilang, hilang tak kembali
Kembali untuk mempertanyakan lagi cinta
Cintamu yang mungkin, mungkin tak berarti
Berarti untuk ku rindukan
Ku berlari kau terdiam
Ku menangis kau tersenyum
Ku berduka kau bahagia
Ku pergi kau kembali
Ku coba meraih mimpi
Kau coba ‘tuk hentikan mimpi
Memang kita takkan menyatu
Ini harusnya kita coba saling melupakan
Lupakan, lupakan kita pernah saling bersama
Ku berlari kau terdiam
Ku menangis kau tersenyum
Ku berduka kau bahagia
Ku pergi kau kembali
Ku coba meraih mimpi
Kau coba ‘tuk hentikan mimpi
Memang kita takkan menyatu